Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Formappi Ingatkan Masyarakat Mabar Tidak Tergiur Tawaran Uang

Detak Terkini
Senin, 07 Desember 2020, 00.51 WIB
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. (Ist)


Jakarta, Detakterkini.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, mengingatkan  mengingatkan masyarakat kabupaten Manggarai Barat (Mabar), agar tidak tergiur dengan tawaran uang untuk membeli suara yang kerap terjadi saban Pemilu atau Pilkada. 


Politik uang akan berdampak panjang pada pembangunan desa, wilayah hingga Kabupaten Manggarai Barat ke depan.


“Laporkan ke pihak berwajib jika ada yang melakukan politik uang. Siapa saja itu, mau tim sukses, tim partai pendukung ataupun mungkin dari pihak penyelenggara. Ini sering terjadi, saya ajak semua warga berani untuk melaporkan. Foto, videokan dan laporkan.” tegasnya.


Menurut aturan Pilkada maupun KUHP, praktik politik uang dapat berakibat paling cepat tiga tahun dan paling lama enam tahun penjara, baik untuk penerima maupun pemberi. Dalam hal ini, pihak pengawas Pilkada perlu bergerak lebih maksimal untuk memastikan praktik seperti ini tidak terjadi dari desa ke desa, dari kampung ke kampung dan dari rumah ke rumah.


“Pilih sesuai suara hati. Verifikasi, cari tahu kebenaran informasi sebelum buru-buru memutuskan pilihan. Pilih calon pemimpin yang bersih dan berintegritas, supaya nanti dapat mengelola Kabupaten Manggarai Barat dengan bersih dan berintegritas,” tukasnya.


Ia menambahkan, pemimpin Manggarai Barat ke depan tak bisa diserahkan pada figur kotor yang hanya akan menjadikan kursi jabatannya untuk kepentingan memperkaya diri, dari potensi Manggarai Barat yang luar biasa di bidang pariwisata. Bupati Mabar ke depan haruslah figur yang mau mendedikasikan dirinya untuk kepentingan masyarakat Mabar yang lebih baik. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Formappi Ingatkan Masyarakat Mabar Tidak Tergiur Tawaran Uang
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed