Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Hari Ini Ile Lewotolok Sudah 17 Kali Meletus, Warga Diminta Waspada

Detak Terkini
Minggu, 06 Desember 2020, 14.40 WIB

 

Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata (Ist)

Lembata, Detakterkini.com - Hasil pengamatan dari Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Minggu (6/12/2020), menunjukkan bahwa dalam kurun waktu enam jam, telah terjadi aktivitas kegempaan sebanyak 17 kali letusan, dengan kisaran durasi antara 20-30 detik dan amplituda 17-29 mm. Sementara itu, asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi pada kisaran 500-900 meter. 


Dalam data hasil pengamatan yang dirilis Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menerangkan, warga dilarang beraktivitas pada area radius empat kilometer dari puncak atau pusat aktivitas Ile Lewotolok.


Meski demikian, hingga Minggu (6/12/2020) siang, sejumlah warga yang berasal dari zona merah Kawasan Rawan Bencana (KRB), masih bepergian ke kampung untuk mengecek kondisi rumah terutama memberi makan ternak mereka. 


Ibu Katarina, salah satu pengungsi yang ditemui di rumah warga di Wangatoa, Kelurahan Selandoro, menuturkan, suaminya sedang ke kampung untuk memberi makan ternak kambing.


“Saya dengan empat anak dan dua orang tua ada di sini. Tapi Bapak sedang ke kampung, lihat rumah dan kambing," papar Katarina, saat ditemui detakterkini.com, Minggu (6/12/2020). 


Sementara itu, Kepala BPBD Lembata, Paskalis Tapobali, menegaskan, masyarakat tidak boleh nekad dan mengambil tindakan sendiri. Pihaknya meminta agar para pengungsi tetap mentaati rekomendasi dari Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok PVMBG.


“Kita minta warga jangan berlaku nekad. Tolong taati rekomendasi dari PVMBG/PPGA Ile Lewotolok. Kita tidak bisa prediksi bencana ini kapan terjadi dan kapan berakhir. Sekali lagi, mohon ikuti petunjuk. Terutama wilayah yang masuk zona prioritas evakuasi," papar Tapobali.


Diketahui, sebanyak 21 desa di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur masuk dalam KRB, dan sebanyak sembilan desa di Kecamatan Ile Ape Timur masuk dalam area prioritas KRB Erupsi Ile Lewotolok, antara lain Desa Todanara, Jontona, Lamawolo, Lamatokan, Baolaliduli, Lamaau, Aulesa, Waimatan dan Lamagute. (san)

Komentar

Tampilkan

  • Hari Ini Ile Lewotolok Sudah 17 Kali Meletus, Warga Diminta Waspada
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed