Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Tekan Pengguna Rokok di Kalangan Remaja, Kemenko PMK: Naikkan Harga Rokok

Detak Terkini
Kamis, 28 Januari 2021, 15.44 WIB

 

Ilustrasi (net)

Jakarta, Detakterkini.com – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Suprapto, mengatakan, pemerintah berencana menaikkan harga rokok di pasaran.


Agus menilai, rendahnya harga rokok saat ini menjadi penghambat upaya mengurangi konsumsi rokok pada remaja. 


“Salah satu indikator keberhasilan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 adalah penurunan persentase merokok usia 0-18 tahun dari 9,1% menjadi 8,7% pada tahun 2024. Kedepan diharapkan, pemerintah dapat menaikkan harga rokok di pasaran,” ujar Agus, Kamis (28/1/2021).


Sebelumnya, pemerintah telah menyusun beberapa strategi kebijakan pengendalian tembakau, yaitu kebijakan fiskal dan nonfiskal.

Secara formal, Kemenko PMK sudah melakukan diskusi dengan kementerian/lembaga terkait untuk membahas kebijakan tembakau dan rokok, termasuk soal cukai.


Untuk diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara dengan prevalensi merokok tertinggi di dunia.

Hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2011 memperlihatkan, 67% laki-laki merokok dan 87% persen orang dewasa terpapar asap rokok di rumah.


Kemudian, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 juga menunjukkan prevalensi merokok di bawah usia 10-18 tahun adalah 9,1 dan 22 dari 100 remaja usia 15-19 tahun telah merokok.


“Kebanyakan remaja belum memahami bahaya rokok, sehingga masih mencoba rokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik. Karenanya, perlu mendapat perhatian para orang tua, agar tidak mencontohkan hal yang kurang baik seperti merokok di dalam rumah,” terangnya.


Disamping itu, hasil studi Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI) tahun 2018 menunjukan, anak yang dibesarkan oleh orang tua yang merokok, memiliki kemungkinan 5,5 kali lebih besar menderita stunting.

Komentar

Tampilkan

  • Tekan Pengguna Rokok di Kalangan Remaja, Kemenko PMK: Naikkan Harga Rokok
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed