Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Bocah Pelaku Pembunuhan di TTS Dapat Bantuan Hukum Gratis

Detak Terkini
Jumat, 19 Februari 2021, 17.42 WIB
 
Ilustrasi (net)

NTT, Detakterkini.com – B (16), warga Desa Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), pelaku pembunuhan pria yang hendak memperkosanya, telah mendapatkan bantuan hukum.


Advokat, Amos Aleksander Lafu, Jumat (19/2/2021), menyampaikan, pihaknya beserta rekan seprofesi, siap memberikan bantuan hukum gratis untuk pelaku di bawah umur tersebut.


“Sebagai Advokat yang juga menjadi bagian dari penegak hukum, secara prinsip kita prihatin dengan kasus ini. Karena terlepas dari anak ini diduga telah melakukan sebuah tindak pidana, tapi Ia melakukan pembunuhan karena sebuah keadaan terpaksa, yaitu upaya membela diri," jelas Amos.


Menurutnya, pendampingan hukum secara gratis itu untuk memastikan hak-hak anak tetap terjaga selama proses hukum yang dilakukan.


“Pada prinsipnya, kita menghargai proses hukum yang sedang dilakukan oleh Unit PPA Polres TTS. Tetapi terlepas dari itu, pelaku ini masih tergolong anak, sehingga dalam hukum dikategorikan sebagai alasan pembenar yang dapat menjadi dasar penghapusan pidana,” kata Amos.


Ia menambahkan, pendampingan hukum gratis itu merupakan tradisi subsidi silang yang sering Ia bersama tim lakukan.


“Setiap tahun, kita selalu melakukan metode yang namanya subsidi silang, yaitu terhadap perkara-perkara tertentu, kita selalu memberikan pendampingan hukum secara gratis. Ini bagian dari pengabdian kepada masyarakat pencari keadilan. Ini misi kemanusiaan,” tukasnya.


Diberitakan media ini sebelumnya, B (16), ditangkap Polres setempat, terkait dugaan pembunuhan pria, berinisial NB (48).


Berdasarkan keterangan pelaku (B), terungkap jika pelaku terpaksa membunuh NB, lantaran NB hendak memperkosa B, saat bertemu di hutan untuk mencari kayu bakar.


Karena menolak berhubungan intim, NB pun memukul dan memaksa B. Niat membela diri, pelaku pun membunuh dan meninggalkan mayat korban di hutan.


Pelaku akhirnya digiring Tim Buser ke Mapolres TTS, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Menanggapi hal tersebut, Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif, telah memerintahkan Kapolres TTS agar kasus itu ditangani secara humanis.


“Saya sudah perintahkan Kapolres agar kasus itu ditangani secara humanis. Yang bersangkutan tidak ditahan di Polres,” ujarnya kepada Wartawan, Rabu (17/2/2021).


Menurutnya, Polri tetap profesional dan proporsional dalam proses hukum yang dilakukan, untuk memberikan rasa keadilan, baik bagi tersangka maupun korban yang meninggal.

Komentar

Tampilkan

  • Bocah Pelaku Pembunuhan di TTS Dapat Bantuan Hukum Gratis
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed