Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Kendala Penyediaan Air Bersih di Indonesia

Detak Terkini
Jumat, 12 Februari 2021, 19.25 WIB
 
Ilustrasi (Net)


Jakarta, Detakterkini.com – Ketersediaan air bersih di Indonesia, hingga saat ini, masih menemui banyak kendala.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan, terdapat tiga masalah utama dalam penyediaan air bersih di Indonesia.


Masalah utama yakni, manajemen penyediaan air bersih. Secara hidrologis, jumlah air yang tersedia tetap, sehingga apabila ada yang kekurangan atau kelebihan air, disebabkan oleh manajemen pengelolaan air yang keliru.


“Apabila ada yang kekeringan dan kebanjiran, pasti manajemen airnya yang tidak baik. Dan ada juga dalam hal kualitas, jika ada yang jelek, pasti masalahnya manajemen airnya perlu diperbaiki,” ungkap Basuki, Jumat (12/2/2021).


Ia mencontohkan, jika ada waduk-waduk yang airnya berwarna cokelat, disebabkan di hulu terdapat kerusakan. Hal ini membuat kualitas air menjadi buruk dan tidak bisa digunakan masyarakat.


Masalah lain yakni kebocoran air, yang diakibatkan secara teknis maupun administrasi yang masih tinggi.Dan permasalahan terakhir, pengelolaan air bersih terkait tarif air. Kebutuhan setiap daerah berbeda, sehingga besaran tarif per kubik juga berbeda.


Dengan demikian, perlu ditetapkan koefisien masing-masing daerah sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) dan lainnya, untuk menentukan tarif.


"Tiap daerah-daerah bisa menyesuaikan dengan koefisien yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkat kemahalan, UMR, dan lainnya. Seperti Jakarta, pasti berbeda dengan Cianjur. Saya kira dengan demikian, mungkin cukup adil,” jelas Basuki.


Untuk mewujudkan target 100% akses air minum aman, Kementerian PUPR mengajak badan usaha untuk meningkatkan peran mereka dalam mempercepat pencapaian target tersebut.

Komentar

Tampilkan

  • Kendala Penyediaan Air Bersih di Indonesia
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed