Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Program Kartu Prakerja Gelombang 12 Resmi Dibuka

Detak Terkini
Rabu, 24 Februari 2021, 15.28 WIB
 
Ilustrasi (net)



Jakarta, Detakterkini.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, secara resmi membuka Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 12, yang menandai dimulainya Program Kartu Prakerja Tahun 2021, pada Rabu (24/2/2021).


Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Cipta Kerja, mengatakan, Program Kartu Prakerja berhasil menjalankan mandatnya sebagai program pengembangan kompetensi kerja, sekaligus sebagai program perlindungan sosial di masa pandemi covid-19. Karena itu, Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Program Kartu Prakerja di tahun 2021, dengan total anggaran sebesar Rp 10 Triliun untuk Semester I Tahun 2021. 



“Program Kartu Prakerja merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Sektor Perlindungan Sosial. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini, mengambil berbagai pelatihan keterampilan kerja dan kewirausahaan yang dapat menjadi bekal hidup selama dan pasca pandemi,” ungkapnya.



Ia menjelaskan, Skema Program Kartu Prakerja pada Semester I Tahun 2021 yakni, bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000, dana insentif pasca pelatihan sebesar Rp 2.400.000 yang akan diberikan sebesar Rp 600.000 selama empat bulan, serta dana insentif pengisian tiga survei evaluasi sebesar Rp 150.000 yang dibayarkan sebesar Rp 50.000 setiap survei. 


Adapun total kuota pada Semester I Tahun 2021 sebanyak 2,7 juta orang. Demi pemerataan, setiap Kartu Keluarga (KK) dibatasi maksimal dua anggota keluarga yang bisa menjadi penerima Kartu Prakerja. Sedangkan kuota peserta pada Gelombang 12 sebanyak 600 ribu orang. Saat ini, ada lebih dari 1.700 pelatihan dari 154 Lembaga Pelatihan yang dapat diakses melalui tujuh platform digital. 


"Pendaftaran Program Kartu Prakerja terbuka bagi semua Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas, baik pencari kerja, lulusan baru, korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), karyawan maupun pelaku wirausaha, asalkan tidak sedang mengikuti pendidikan formal," jelasnya.


Ia menyampaikan, untuk mendorong pemerataan penerima bantuan, penerima Bansos Kementerian Sosial (Data Terpadu Kesejahteran Sosial, Bantuan Subsidi Upah, maupun Banpres Produktif Usaha Mikro), penerima Kartu Prakerja Tahun 2020, Anggota TNI/Polri, ASN, Komisaris/Direksi BUMN/BUMD, Anggota DPR/DPRD, serta pihak lain yang diatur dalam Permenko 11/2020, tidak dapat menerima manfaat Program Kartu Prakerja.


Airlangga Hartarto, juga mengapresiasi Program Kartu Prakerja sebagai pelopor reformasi layanan publik, yang menggunakan teknologi digital end-to-end. 


“Penggunaan teknologi digital memungkinkan program ini diakses oleh masyarakat di 514 kabupaten dan kota dalam waktu cepat. Selain itu, seluruh proses transfer dana dan transaksi pembelian pelatihan menjadi lebih transparan dan akuntabel,” jelasnya. 



Ia menambahkan, Program Kartu Prakerja telah divalidasi oleh Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2020, di mana 88,9% penerima Kartu Prakerja menyatakan bahwa keterampilan mereka meningkat. Selain itu, 81,2% penerima Kartu Prakerja menyatakan bahwa dana insentif pasca pelatihan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, sesuai dengan penugasan sebagai program perlindungan sosial selama masa pandemi. 


Pendaftaran Program Kartu Prakerja hanya bisa dilakukan melalui laman resmi www.prakerja.go.id, dan informasi terkait Program Kartu Prakerja bisa diakses di akun media sosial resmi Instagram.

Komentar

Tampilkan

  • Program Kartu Prakerja Gelombang 12 Resmi Dibuka
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed