Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Viral Kunjungan Jokowi ke NTT, Pendiri FPI: Aparat Harus Menegakkan Hukum Seperti Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Detak Terkini
Rabu, 24 Februari 2021, 17.04 WIB

 

Sekretaris Umum FPI Munarman saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Pusat FPI, Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin, 11 November 2019. Tempo/Adam Prireza

Jakarta, Detakterkini.com –Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo alias Jokowi, baru-baru ini berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedatangan Presiden ke NTT tersebut, tak dapat membendung kerumanan massa yang antusias ingin melihat lebih dekat orang nomor satu di Indonesia itu. Namun, hal itu justru menuai kritik dari beberapa pihak. 


Dilansir dari Tempo.co, Pendiri Front Persaudaraan Islam (FPI), Munarman, meminta aparat penegak hukum mengusut kasus kerumunan di Maumere, NTT yang dihadiri, Presiden Jokowi.


Menurutnya, aparat harus menegakkan hukum, seperti layaknya kasus kerumunan yang menimpa, Rizieq Shihab, beberapa waktu lalu.


“Silahkan aparat penegak hukum saatnya berlaku sama dengan apa yang terjadi pada, Habib Rizieq Shihab (HRS). Rakyat Indonesia menunggu keadilan tersebut,” ujar Munarman saat dihubungi Tempo, Rabu (24/2/2021).


Ia mengatakan, kasus kerumunan bersifat delik umum. Sehingga, proses hukumnya harus menunggu inisiatif aparat. Ia pun menantang aparat penegak hukum untuk mengusut kerumunan yang viral tersebut. Apalagi, menurut Munarman, pemerintah saat ini gencar memproklamirkan penegakan hukum tanpa pandang bulu.


“Ini momentum yang tepat sekali, ini untuk menunjukkan keadilan,” ungkapnya.


Kehadiran Presiden yang disambut kerumunan massa itu, diabadikan dalam video 30 detik yang kemudian viral di berbagai sosial media (sosmed). Dalam video tersebut, tampak Presiden di dalam mobil dan kerumunan massa di sekitarnya. 


Sementara masyarakat mengerubungi mobil, Jokowi, terlihat mengenakan masker hitam menjulurkan badannya lewat sunroof mobil dan melambaikan tangan kepada massa. Presiden yang mengenakan kemeja putih itu, bahkan sempat melemparkan bungkusan ke arah kerumunan massa. 


Sementara itu, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, kejadian itu terjadi di Maumere, NTT saat Presiden meresmikan Bendungan Napun Gete.


“Itu di Maumere. Setibanya di Maumere, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Napun Gete,” ujarnya, Selasa (23/2/2021).


Bey menyampaikan, antusiame masyarakat terlihat sebelum rombongan R1 tiba di Maumere. Masyarakat sudah menunggu kedatangan Presiden di pinggir jalan.


“Saat rangkaian melambat, masyarakat maju ke tengah jalan, sehingga membuat iring-iringan berhenti,” ujar Bey.


Ia menambahkan, hal tersebut merupakan bentuk spontanitas dan antusiasme masyarakat Maumere, untuk  menyambut kedatangan, Presiden Jokowi.


“Dan kebetulan, mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker,” tukasnya.

Komentar

Tampilkan

  • Viral Kunjungan Jokowi ke NTT, Pendiri FPI: Aparat Harus Menegakkan Hukum Seperti Kasus Kerumunan Rizieq Shihab
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed