Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Kuliner

Iklan

Pemda Matim Rencanakan Pinjaman Daerah Rp 150 Miliar

FEC Media
Rabu, 10 Maret 2021, 13.08 WIB

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas. (Foto: Prokopim Manggarai Timur))




Jakarta, Detakterkini.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 150 miliar.


Pinjaman daerah itu bertujuan untuk memacu pembangunan infrastruktur di kabupaten terebut, dengan prioritas yakni jalan, listrik dan air minum.


Bupati Matim, Agas Andreas, ditemui media ini di iNews Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/3/2021), mengatakan, pinjaman tersebut diharapkan dapat mempercepat target pembangunan di Kabupaten Matim.


“Fokus saya saat ini di infrastruktur, termasuk listrik. Saya harap, di tahun 2022, semua desa di Matim sudah terang,” kata Bupati Agas.


Diketahui, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu hadir di Jakarta untuk memaparkan materi berjudul Visi Manggarai Timur Menuju Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia, dalam Program Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VII yang diselenggarakan oleh MNC Portal.


Bupati Agas, menjelaskan, Manggarai Timur memiliki banyak potensi pariwisata yang sangat menjanjikan.


“Salah satu arah kebijakan pemerintah daerah adalah Pemulihan Ekonomi Melalui Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat atau Community Based Tourism,” paparnya.


Ia juga menampilkan gambar dan memaparkan Kawasan-kawasan Strategis Pariwisata di Manggarai Timur, yang mencakup Kawasan Strategis Pariwisata Borong - Kota Komba dan sekitarnya, Kawasan Strategis Pariwisata Rana Mese - Poco Ranaka  dan sekitarnya, Kawasan Strategis Pariwisata Sambi Rampas – Lamba Leda dan sekitarnya, dan Kawasan Strategis Pariwisata Elar - Elar Selatan dan sekitarnya.


“Pengembangan Pariwisata Matim terutama adalah wisata alam dan budaya. Langkah-langkah taktis ditempuh oleh Pemerintah Daerah dan didukung oleh masyarakat untuk promosi dan pengembangan wisata, antara lain dengan penetapan lima Desa Wisata Tingkat Kabupaten Matim, serta mendukung dan memaksimalkan usaha kreatif masyarakat yang mempromosikan wisata. Selain itu, pengembangan infrastruktur juga tetap menjadi prioritas. Walaupun belum maksimal, namun Pemerintah Daerah tetap berupaya dengan dana yang ada, ditambah dengan Dana Desa untuk membuka akses jalan ke daerah-daerah yang belum terjangkau,” jelasnya.


Meski demikian, Bupati Matim tak menampik perihal pandemi covid-19 yang juga berdampak cukup besar terhadap usaha pariwisata Manggarai Timur.


“Jumlah kunjungan wisatawan mengalami penurunan dan beberapa usaha kreatif juga terdampak cukup signifikan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka pemerintah daerah mengupayakan peningkatan promosi pariwisata dan penyesuaian kebijakan bagi pelaku pariwisata. Menjadi bagian dari Program IVL Season VII ini juga merupakan salah satu bagian dari promosi pariwisata yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Matim,” tukas Bupati Matim. (Noval)

Komentar

Tampilkan

  • Pemda Matim Rencanakan Pinjaman Daerah Rp 150 Miliar
  • 0

Terkini di FEC Media

Topik Populer

Iklan Dalam Feed