Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

PT Aksara Solopos Sukses Laksanakan UKW di NTT

Detakterkini
Kamis, 14 Oktober 2021, 10.00 WIB

Pose bersama peserta UKW Solopos dengan penguji usai pelaksanaan UKW (Foto: Ist)


Kupang, Detakterkini.com – PT Aksara Solopos sebagai lembaga yang ditunjuk Dewan Pers (DP) sukses melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).


UKW yang dilaksanakan PT Aksara Solopos itu berlangsung di Hotel Aston selama dua hari sejak Selasa (12/10/2021) hingga Rabu (13/10/2021).

Dilansir dari Solopos.com, UKW itu diikuti oleh 29 orang jurnalis NTT sebagai peserta uji. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 jurnalis mendapat predikat kompeten. Sedangkan dua jurnalis/peserta dinyatakan belum kompeten dan satu orang lainnya tidak bisa melanjutkan UKW di hari kedua karena orang tuanya meninggal dunia. Peserta yang tidak mengikuti UKW hari kedua itu juga akhirnya berstatus belum kompeten karena tidak menyelesaikan UKW.

Direktur Konten dan Bisnis PT Aksara Solopos, Suwarmin mengaku bergembira karena UKW yang digelar dua hari itu berlangsung lancar.

Suwarmin menyampaikan, hampir seluruh peserta bisa mengerjakan sebanyak 12 mata uji dengan baik meskipun dengan nilai yang berbeda-beda.

Ia menjelaskan, 12 mata uji yang dikerjakan itu meliputi pengetahuan umum tentang jurnalisme, hukum dan etika pers, keterampilan menulis dan menyunting berita serta kemampuan dalam melaksanakan rapat redaksi.

Suwarmin menambahkan, dalam pelaksanannya, semua peserta harus lulus di setiap mata uji. Kata Sumarwin, jika ada satu saja mata uji yang tidak lulus maka wartawan tersebut dinyatakan belum kompeten.

“Yang pasti kami senang bisa bertemu dengan kawan-kawan di sini. Lihat saja, itu semua penguji juga berbahagia berada di Kupang,” ujar Suwarmin yang disambut tawa penguji dan peserta.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya mengatakan, tahun 2021 ini pihaknya berkeliling nusantara untuk menggelar UKW seiring dengan mulai longgarnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

UKW ini, kata dia, penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan jurnalis.

“Saya pekan depan ke Papua. Jadi sudah kayak Bang Toyib. Senang sekali saya bisa bersua dengan teman-teman di daerah. Melalui UKW ini diharapkan kualitas dan pemahaman teman-teman jurnalis terkait bidang kerja kita ini meningkat,” ujar Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers itu saat memberikan sambutan dalam acara penutupan UKW.

Sedangkan, Salah satu penguji dalam UKW itu, Syifaul Arifin mengatakan, ada tiga hal yang harus menjadi perhatian wartawan yakni selalu meningkatkan wawasan, keterampilan dan patuh pada etika jurnalistik.

“Akan mubazir UKW ini jika setelah dinyatakan kompeten lalu kita menginjak-injak kode etik. UKW ini seharusnya menjadi penegasan kepada jurnalis untuk patuh pada etika,” katanya.

Penguji lainnya, Ichwan Prasetyo menegaskan pentingnya berbahasa yang baik dan benar dalam setiap karya jurnalistik. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan publik hanya bisa dibangun dari penyusunan bahasa yang baik dan benar.

“Saya menyebutnya dengan tertib berbahasa. Bagaimana mungkin seorang jurnalis bisa mengkomunikasikan informasi yang dia dapatkan jika bahasanya susah dipahami oleh masyarakat yang membaca. Sedihnya, di setiap UKW yang saya ikuti masalah berbahasa ini selalu ada,” katanya.

Salah satu Perwakilan peserta, Fidelis Nong Nogor mengaku sangat bergembira bisa mengikuti UKW meski melelahkan karena selama dua hari harus menyelesaikan 12 mata uji.

“Saya berterima kasih kepada Dewan Pers dan Solopos, karena jauh-jauh datang ke NTT ini. Momentum ini sudah kami rindukan bertahun-tahun untuk bisa mengikuti UKW. Banyak rekan-rekan kami di NTT yang sudah bekerja belasan tahun dan belum dinyatakan kompeten. Kami bersyukur hari ini kami mendapat kesempatan untuk menjalani UKW dan akhirnya dinyatakan kompeten,” ujar Pemimpin Redaksi fortuna.press yang berkantor di Kota Kupang itu.

Untuk diketahui, UKW yang digelar Dewan Pers bekerja sama dengan PT Aksara Solopos selaku lembaga penguji itu sedianya diikuti 36 peserta.

Namun tujuh peserta batal hadir karena berbagai sebab, salah satunya terkendali transportasi.


Ke-36 peserta yang seharusnya mengikuti UKW berasal dari media floreseditorial.com (4 orang), rakyatntt.com (5), fortuna.press (4), posfores.com (1), transtv45.com (1), nttbersuara.com (2), lensantt.com (1), infontt.com (1), dan kabarntt.com (1).

Selanjutnyw, dari LKBN Antara Biro NTT (1), Pos Kupang (1), detakterkini.com (2). mediacnn.co.id (1), beritalima.com (1), beritabuana.co (1), nusalontar.com (1), indonesisatu.co.id (1), battlileomediaperkasa.com (1), detakpasifik.com (1), radarntt.co (1), katantt.com (1), suluhdesa.com (1), sakunar.com (1), dan kitaindonesia.com (1).
Sementara itu, penguji dalam UKW dari PT Aksara Solopos yang kemarin bertugas adalah Suwarmin, Anton Wahyu P., Syifaul Arifin, Ichwan Prasetyo, Yonanta C. Permana, dan Abu Nadzib.

Laporan: Ignasius Tulus
Komentar

Tampilkan

  • PT Aksara Solopos Sukses Laksanakan UKW di NTT
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed