Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Dugaan Investasi Bodong Program Suntik Modal Alat Kesehatan, Ditaksir Korban Rugi Rp 1,3 Triliun

Detak Terkini
Selasa, 01 Februari 2022, 16.16 WIB

 

Ilustrasi Investasi Bodong


JAKARTA, DetakTerkini.com - DPR meminta Bareskrim Mabes Polri untuk terus mengusut tuntas kasus dugaan penipuan investasi terkait program suntik modal (sunmod) alat kesehatan (alkes). Kasus ini ditaksir telah merugikan korban senilai Rp1,3 triliun.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengatakan, sejak awal kasus ini dilaporkan, Komisi III DPR sudah sangat memberikan perhatian yang serius karena kasus penipuannya yang tidak main-main. Dia mengapresiasi Bareskrim Polri yang sudah bergerak cepat dengan membuka posko laporan hingga melakukan tindakan pengusutan kasus tersebut.

"Saya mewakili Komisi III akan pantau terus perkembangan kasus ini. Kita dukung sepenuhnya kepada Bareskrim untuk mengusut tuntas,” kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (1/2/2022) dikutip dari iNews.id

Lebih lanjut, mengingat angka kerugiannya yang sangat besar, Sahroni juga mendorong Bareskrim agar menangkap seluruh oknum pelaku, tanpa pandang bulu. Dia meyakini pelakunya tidak hanya yang sudah tertangkap saja.


"Karenanya, kami mendukung Bareskrim untuk meringkus kawanan pelaku sampai ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu. Ini penting sebagai efek jera, agar orang tidak main-main dengan hukum,” ujarnya.


Terakhir, Sahroni juga meminta kepada Bareskrim untuk turut fokus kepada bagaimana pengembalian kerugian kepada korban bisa berjalan dengan baik. Terlebih, dia mendengar kabar Bareskrim juga sudah melakukan penyitaan aset barang mewah milik tersangka berupa mobil hingga rumah.

"Kita harapkan secepatnya harus diusut tuntas, aliran dana dan asetnya. Sehingga mudah-mudahan banyak dana yang bisa diselamatkan dan dikembalikan ke korban," katanya.
Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Investasi Bodong Program Suntik Modal Alat Kesehatan, Ditaksir Korban Rugi Rp 1,3 Triliun
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed