Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Terkait Rencana Penundaan Pemilu 2024, MUI Ingatkan Lingkaran Jokowi

Detak Terkini
Senin, 28 Februari 2022, 16.04 WIB

 

Presiden Joko Widodo


Jakarta, DetakTerkini.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan orang-orang yang berada di lingkaran pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk berhenti mendengungkan perpanjangan masa jabatan presiden atau diundurnya Pemilu 2024.

Wakil Ketua Umum MUI yang juga Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menekankan, para pejabat di sekitar Jokowi harus mengingat sejarah mengenai masih hidupnya rakyat dengan baik, meski presiden berganti.

"Bukankah kita sudah diingatkan oleh para pendahulu kita lewat sebuah peribahasa yang sangat terkenal di negeri ini yang berbunyi mati satu tumbuh seribu," kata dia melalui keterangan tertulis, Senin, 28 Februari 2022 dikutip dari TEMPO.CO.

Anwar mencontohkan saat masa Orde Lama, di mana ada yang menganggap Presiden Sukarno sebagai presiden yang paling kredibel untuk menjaga negara dan rakyatnya. Pada akhirnya tetap tergantikan oleh Presiden Soeharto karena ada pemberontakan PKI.

"Tapi apa yang terjadi? Beliau berhasil dan sukses menurunkan inflasi yang waktu itu sudah sangat tinggi, sehingga beliau bisa membuat ekonomi masyarakat semakin baik," ungkap dia.

Kemudian, tatkala Presiden Soeharto yang juga terlena akan bisikan yang disebutnya rayuan maut para politikus dan petinggi di sekitarnya untuk terus menerus menjabat sebagai presiden, akhirnya juga kalah oleh kehendak rakyat dan konstitusi.

Demikian juga Presiden lainnya, seperti Presiden BJ Habibie, Presiden Abdurrachman Wahid atau Gus Dur, Presiden Megawari Soekarnoputri hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Katanya, roda perekonomian rakyat masih tetap berjalan meski permasalahan juga tak kunjung berakhir.

Sampailah pada masa pemerintahan Jokowi saat ini yang juga akan berakhir pada 2024 mendatang setelah dua periode menjabat. Menurut Anwar, para politikus dan petinggi negara yang ada di lingkaran Jokowi tengah mengulang sejarah seperti masa-masa presiden tadi.


"Di mana para politisi dan para petinggi di negeri ini sudah mulai pula menyuarakan untuk memperpanjang periode kepemimpinan Pak Jokowi, karena rakyat kata mereka masih memerlukan kepemimpinan beliau," ucapnya.

Anwar mengingatkan, dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Istana Kepresidenan pada Rabu, 15 September 2021, Presiden Jokowi sudah dengan tegas menyatakan menolak rencana tiga periode atau tambah masa jabatan Presiden.

"Oleh karena itu kepada para politisi yang masih punya moral dan hati nurani janganlah kalian tega menjerumuskan Pak Jokowi kepada hal-hal yang tidak kita inginkan. Biarkanlah beliau mengakhiri masa jabatannya dengan husnul khotimah," tutur dia.

Anwar Abbas menilai, bila seandainya dukungan kepada Jokowi masih sangat besar, itu harusnya disyukuri dengan cara membiarkannya bisa turun dari jabatannya dengan terhormat dan disambut dengan suka cita oleh rakyatnya.

Komentar

Tampilkan

  • Terkait Rencana Penundaan Pemilu 2024, MUI Ingatkan Lingkaran Jokowi
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed